Umpama kiranya melupakan itu semudah ungkapan memaafkan di bibir mulut.
Dan apabila keyakinan dalam hati terhadap diri sendiri itu wujud.
Saat ini rasa rapuh dan kurang kuat itu ada dalam hati.
Seribu satu kemungkinan menanti bila menjelang mentari pagi keesokan hari.
Gentar, adakah tangisan ini akan menemani hari-hari atau cuma senyuman palsu menghiasi bibir menyusuri mentari?
0 komen indah:
Catat Ulasan